Warga Binaan Lapas Pekalongan Ikuti Pelatihan Pembuatan Es Krim Mocaf untuk Tingkatkan Kemandirian

    Warga Binaan Lapas Pekalongan Ikuti Pelatihan Pembuatan Es Krim Mocaf untuk Tingkatkan Kemandirian
    Warga Binaan Lapas Pekalongan Ikuti Pelatihan Pembuatan Es Krim Mocaf untuk Tingkatkan Kemandirian

    Kota Pekalongan – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan mengikuti kegiatan Pelatihan Pembuatan Es Krim berbahan tepung mocaf. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan serta diikuti oleh perwakilan warga binaan dari Lapas se-Jawa Tengah.

    Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dari Selasa (10/03) s.d. Kamis (12/03) dan diikuti secara daring melalui Zoom dari ruang Giatja Lapas Pekalongan dengan pemateri oleh Petugas dari Lapas Nirbaya Nusakambangan.

    Tiga orang warga binaan Lapas Pekalongan turut menjadi peserta dalam pelatihan tersebut, dengan pendampingan petugas serta melibatkan peserta magang di bidang kegiatan kerja.

    Kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyampaian materi mengenai tujuan serta manfaat pelatihan keterampilan bagi warga binaan. Selanjutnya peserta mendapatkan penjelasan terkait bahan dan alat yang digunakan, teknik pengolahan tepung mocaf sebagai bahan pangan alternatif, hingga praktik pembuatan es krim mulai dari pencampuran bahan, proses pengolahan, pembekuan, sampai penyajian produk.

    Selama pelatihan berlangsung, para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan mampu memahami setiap tahapan pembuatan es krim berbahan mocaf. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas warga binaan dalam mengolah bahan pangan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis serta berpotensi menjadi peluang usaha.

    Kalapas Pekalongan, Teguh Suroso, menyampaikan bahwa pelatihan keterampilan seperti ini sangat penting dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan.

    “Pembinaan kemandirian melalui pelatihan keterampilan bertujuan agar warga binaan memiliki bekal kemampuan yang dapat dimanfaatkan untuk hidup mandiri setelah kembali ke masyarakat, ” ujarnya.

    Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga pengalaman praktik yang dapat dikembangkan lebih lanjut dalam program kegiatan kerja di Lapas Pekalongan. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar serta diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

    (Humas Lapas Pekalongan) 

    pekalongan lapas pekalongan humas lapas pekalongan
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Korupsi Dana Desa Salamkanci, Eks Kades...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11

    Ikuti Kami